Search Results For 'kadar normal sgot dan sgpt dalam darah'

Cara mengobati penyakit hepatitis b

Jika anda mempunyai keluhan penyakit hepatitis b dan mungkin anda sedang mencari obat alami untuk hepatitis b, jelly gamat gold g dan spirulina mungkin bisa menjadi obat alternatif untuk mengobati sekaligus menyembuhkan penyakit hepatitis b yang anda derita.

Cara mengobati hepatitis b dengan jelly gamat gold g dan spirulina merupakan solusi untuk mengobati penyakit hepatitis secara cepat, aman dan alami atau tanfa efek samping negatif, hal tersebut lantaran jelly gamat dan spirulina terbuat dari bahan bahan alami bersal dari hewan laut berupa teripang dan ganggang laut.

Menyembuhkan penyakit hepatitis b dengan jelly gamat gold g, Selain karena alami teripang juga telah terbukti ampuh dalam mengobati penyakit hepatitis b hal tersebut Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim, peneliti Universitas Kebangsaan Malaysia, teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan menjadi enzim pepsin. Kandungan protein yang tinggi berperan sebagai immunomodulator alias pembangun sistem kekebalan tubuh. Protein dan 16 asam amino esensial mujarab dalam meregenerasi sel dan memperkuat hati untuk mengeluarkan antibodi. Sifat gamat yang mudah larut dalam air, menurut dr Zen Djaja MD di Malang, membuatnya langsung terserap di hati tanpa mengalami detoksifikasi. Ekstrak teripang membantu memperbaiki fungsi hati( Trubus,Rabu, Juli 01, 2009 09:14:06)

Untuk mengobati penyakit hepatitis b selain dengan konsumsi jelly gamat juga disertai dengan Spirulina alasan mengapa harus dengan spirulina lantaran spirulina mengandung kalium yang tinggi, yang sangat bermanfaat untuk hati. Banyak penelitian di Jepang yang telah membuktikan bahwa Spirulina sangat bermanfaat untuk hati. Penderita yang GOT dan GPT-nya tinggi untuk jangka waktu yang panjang dan tidak berubah setelah diobati dengan spirulina, penyembuhannya sangat terlihat setelah menggunakan Spirulina hanya dalam waktu satu bulan. Dan setelah tiga bulan, GOT dan GPT penderita telah turun ke kadar normal.

Untuk yang sudah jenuh dengan pengobatan kimia salah satu obat alami terbaik untuk  hepatitis yaitu dengan jelly gamat gold d dan spirulina , alasan ilmiahnya

Jelly Gamat gold

Dokter Hariadi yang dihubungi Trubus menjelaskan kandungan kolagen pada teripang memiliki kemampuan menyembuhkan hepatitis-B dengan cepat. Hal itu disebabkan teripang mampu melakukan regenerasi sel secara singkat. Menurut dokter lulusan Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro itu, gamat merupakan suplemen organik. Oleh karena itu, penyerapan dalam tubuh pun berlangsung lebih baik dan tidak menimbulkan efek samping.

Hal senada dijelaskan dr Merlyn di Surabaya. Hepatitis disebabkan oleh virus yang dalam jangka waktu 6 bulan sejak terinfeksi menjadi akut. Bila dibiarkan hingga 6 bulan berikutnya menjadi kronis. Virus masuk ke dalam sel hati dan secara bertahap merusak sel hepar itu. Gamat membantu memperbaiki fungsi hati secara tidak langsung. Apalagi ditunjang dengan makanan bergizi dan istirahat cukup, menjadikan perkembangbiakan virus dapat dicegah.

Jadi, bila ada obat yang bisa menghambat proses replikasi virus sangat disarankan, ucap Merlyn. Selama ini dunia medis mengenal interferon yang berfungsi memperbaiki hati. Meski di lapangan interferon sanggup mengurangi penderitaan akibat hepatitis-B sebanyak 40%, tapi kemampuannya memusnahkan virus masih kecil.

Khasiat gamat memang luar biasa. Kandungan hewan laut filum Echinodermata itu efektif mencegah kehadiran atau bahkan memusnahkan virus patogen. Berbagai pemeriksaan dokter itu menguatkan bukti empiris khasiat gamat menumpas virus hepatitis yang dialami Wiwiek Ady Pramesti. Pantas jika para dokter itu sepakat untuk meresepkannya. Lantunan kesembuhan para penderita hepatitis pun seakan menemukan sandaran baru, si penyembuh ajaib dari teripang(Trubus,Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:07:11)

Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim, peneliti Universitas Kebangsaan Malaysia, teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan menjadi enzim pepsin. Kandungan protein yang tinggi berperan sebagai immunomodulator alias pembangun sistem kekebalan tubuh. Protein dan 16 asam amino esensial mujarab dalam meregenerasi sel dan memperkuat hati untuk mengeluarkan antibodi. Sifat gamat yang mudah larut dalam air, menurut dr Zen Djaja MD di Malang, membuatnya langsung terserap di hati tanpa mengalami detoksifikasi. Ekstrak teripang membantu memperbaiki fungsi hati( Trubus,Rabu, Juli 01, 2009 09:14:06)

SPIRULINA

Manfaat Spirulina Penyakit Hepatitis (Hati)
Januari 17, 2007 — Info

Hati yang sehat sangat penting bagi setiap orang. Setiap detik hati melakukan aktivitasnya. Hati yang sehat, akan membentuk asam amino untuk mempertahankan jaringan tubuh dan jika diperlukan akan mengubah protein menjadi gula dan lipid. Hati dapat juga menghasilkan lesitin dan kolesterol, kelenjar empedu dan albumin yang dapat membuang racun. Hati juga dapat menghasilkan trombin yang dapat membekukan darah, juga berbagai enzim dan enzim pendukung. Hati dapat mengubah gula menjadi glikogen dan sebaliknya ketika diperlukan. Di dalamnya juga tersimpan zat besi, tembaga, dan berbagai mineral, selain itu kaya dengan vitamin A, D, E, K dan B kompleks. Hati yang sehat juga dapat menguraikan berbagai unsur toksin dan toksin penyakit virus. Maka apabila hati terganggu, semua fungsi tersebut akan terganggu.

Pencemaran alam, pencemaran udara, sisa racun, obat-obatan, penyakit virus, dan toksin kimia yang masuk ke dalam tubuh akan menyebabkan penyerapan nutrisi terganggu. Semua itu juga akan menghabiskan nutrisi dalam tubuh. Kondisi demikian apabila terjadi dalam jangka panjang akan menyebabkan hati tidak dapat lagi berfungsi untuk membuang racun, maka untuk mengurangi kerusakan yang timbul makanan bergizi harus mencukupi.

Untuk hati bengkak, kolin akan dikeluarkan melalui air seni dan hatinya akan menjadi bengkak. Orang yang nutrisinya tidak seimbang, hatinya juga akan berlemak.

Menurut teori bio-kimia, kekurangan kolin akan menghambat pemindahan trigliserida dalam sel hati yang mengakibatkan hati berlemak. Apabila gejala demikian begitu kronis, maka hati akan mengalami penurunan fibrid yang akhirnya akan menyebabkan sirosis hati (hati yang kaku) dan kelesuan fungsi hati.

Apabila gangguan hati sangat parah, banyak sekali asam amino yang terkandung dalam protein akan dikeluarkan bersama air kencing. Pada saat itu, protein tambahan perlu diberikan. Spirulina justru kaya akan protein nabati yang sangat diperlukan bagi penderita penyakit hati. Selain itu Spirulina juga kaya akan metionin dan serin, dimana dengan bantuan magnesium dan vitamin B6 banyak menghasilkan kolin. Karena itu Spirulina mempunyai manfaat yang luar biasa terhadap hati berlemak dan sirosis hati, bahkan bermanfaat untuk mencegahnya.

Banyak enzim yang berasal dari protein. Namun, seandainya tidak ada vitamin B6 dan magnesium, hati tidak akan menghasilkan berbagai enzim. Begitu juga hormon akan dipengaruhi. Misalnya, kekurangan hormon yang dapat mengendalikan pengeluaran insulin akan menyebabkan insulin dalam, darah berlebihan, sehingga menyebabkan kadar gula darah menurun.
Sekarang ini, pemeriksaan kadar gula darah telah menjadi salah satu cara untuk mengetahui kerusakan hati.

Kalium membantu dalam mengubah glukosa menjadi glikogen untuk disimpan. Jika diperlukan, glikogen baru dikeluarkan dan menghasilkan panas untuk tubuh.
Spirulina mengandung kalium yang tinggi, yang sangat bermanfaat untuk hati. Banyak penelitian di Jepang yang telah membuktikan bahwa Spirulina sangat bermanfaat untuk hati. Penderita yang GOT dan GPT-nya tinggi untuk jangka waktu yang panjang dan tidak berubah setelah diobati dengan spirulina, penyembuhannya sangat terlihat setelah menggunakan Spirulina hanya dalam waktu satu bulan. Dan setelah tiga bulan, GOT dan GPT penderita telah turun ke kadar normal.

Para penderita penyakit hati harus mementingkan makanan yang kaya dengan vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk hati.

  1. Hindari garam, makanan pedas, , gula pasir, minuman keras, dan jangan makan makanan berminyak untuk beberapa minggu.
  2. Makanan lain yang bermanfaat : lemon, timun, bawang putih, tauge, aprikot, sayuran berdaun hijau, susu kambing asli, hati hewan sehat, dan sebagainya.
  3. Vitamin dan mineral ; vitamin C, kolin, vitamin B6, vitamin B12 (6 g Spirulina mengandung 4,5-5 mcg vitamin B12, lebih kurang 150% dari kebutuhan harian), vitamin E, Vitamin A (Spirulina kaya dengan vitamin A, lesitin dan asam nikotinat.

sumber : http://pengobatan.wordpress.com/2007/01/17/manfaat-spirulina-iv-penyakit-hepatik-hati/

Kisah nyata sembuh dari derita penyakit hepatitis b dengan konsumsi jelly gamat gold g dan Spirulina, yang kami kutif dari artikel majalah trubus online dan dari konsumen jelly gamat gold g, simak kisahnya berikut ini :

Virus Hepatitis itu Telah Hilang Berkat Gamat

Sumber Trubus online Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:07:11

Wiwiek Ady Pramesti tidak pernah menyangka kesibukannya bekerja mendatangkan penderitaan. Awalnya ia menganggap nyeri ulu hati yang beberapa kali menyerang adalah penyakit biasa. Makanya wanita bertubuh jangkung itu tak pernah memeriksakannya ke dokter. Toh hanya dengan mengkonsumsi obat-obatan yang dijual bebas di apotek, penderitaannya bisa diatasi.

Suatu sore di pertengahan Maret 1997, Wiwiek tengah mengikuti rapat perusahaan. Tiba-tiba ibu 1 anak itu menelungkupkan kedua tangan ke bagian ulu hati. Ulu hati sakit sekali serasa dicabik-cabik, kenang Wiwiek. Tak hanya itu, tubuh Wiwiek menjadi lemas disertai perut mual-mual, kembung, demam, nyeri sendi, dan bengkak pada perut kanan atas semakin menjadi-jadi. Oleh teman-teman sekantornya segera ia dilarikan ke rumahsakit terdekat di Surabaya, Jawa Timur.

Betapa kagetnya Wiwiek ketika ahli medis memvonis dirinya mengidap Hepatitis-B. Hal itu terbukti seminggu kemudian timbul gejala utama hepatitis-B: bagian putih pada mata dan kulit seluruh tubuh tampak menguning, serta air seni berwarna seperti teh.

Coba herbal

Rawat inap selama sebulan penuh terpaksa dijalani Wiwiek. Obat-obatan yang diresepkan dokter pun harus ditelannya. Demi mempercepat kesembuhan, Wiwiek rutin melakukan terapi. Sayang, hasilnya belum maksimal. Rasa lelah, letih, dan lesu kerap menyambanginya. Meski kurang efektif dan menimbulkan efek samping, ibu kelahiran 22 April 1957 itu tidak bisa menolak asupan obat dokter. Jika tidak, risiko sering mual-mual, menggigil, dan pegal-pegal harus diterimanya.

Namun, lama-kelamaan Wiwiek bosan mengasup obat-obatan yang berefek mual sampai lemas itu. Dalam kebimbangan, ia memutuskan mencari kesembuhan lewat jalur alternatif. Pijat refleksi dari ahli di Desa Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi pilihan pertama. Seminggu 3 kali ia rutin bertandang ke Banyuwangi.

Ibarat melempar kelereng ke dasar danau, perlahan gelombangnya menghilang. Namun, kelereng masih tetap berada di dalamnya. Sama halnya dengan usaha Wiwiek memulihkan kesehatan. Setelah dipijat, kondisi tubuh menjadi prima. Tubuh jadi tegar, tapi virusnya masih ada di dalam, tuturnya. Belakangan ia terpikat pada ramuan herbal yang ditawarkan teman sekantornya. Ramuan dalam bentuk serbuk itu berasal dari rimpang temulawak. Temulawak direbus dalam dua gelas air sampai mendidih dan tinggal satu gelas. Rebusan temulawak di minum 3 gelas per hari. Hasilnya, dari bulan ke bulan ia merasakan perubahan. Kesehatannya meningkat drastis. Daya tahan tubuhnya membaik, tapi virus hepatitis enggan minggat dari tubuh.

Berkat gamat

Berdampingan dengan penyakit memang bukan pilihan menyenangkan. Sembilan tahun sebagai carier hepatitis dijalani Wiwiek. Selama itu pula hidupnya serasa tak berarti. Oleh karena itu, Wiwiek selalu berusaha mencari kesembuhan. Suatu ketika di penghujung September 2005 ia berjumpa dengan rekan lamanya di Semarang. Dari sanalah perkenalannya dengan gamat-sebutan teripang di Malaysia-berawal. Sejak itu Wiwiek mengkonsumsi gamat secara rutin.

Wiwiek yakin pilihannya kali itu tak meleset. Ia meneguk gamat 1-2 sendok makan 3 kali sehari tanpa didampingi konsumsi obat lain. Dalam hitungan minggu kondisi tubuhnya bertambah prima. Semangat beraktivitas terasa meluap-luap. Awal Mei 2006, noktah cerah kesembuhan mulai tampak di mata wanita 49 tahun itu. Hasil tes SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) normal di kisaran 15-17 IU dan SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) pun beranjak stabil di angka 17-20 IU.

Demikian pula tes virus/antivirus. Virus hepatitis dalam tubuhnya dinyatakan negatif alias telah musnah. Kurang yakin, tes laboratorium di lain tempat pun dilakoni. Serasa mendapat keajaiban, hasil serupa Wiwiek dapatkan. Pantas bila konsumsi gamat tetap saja dilakukan sebagai wujud syukur.

Diresepkan dokter

Kisah kesembuhan Wiwiek Ady Pramesti itu sebuah keniscayaan. Dokter Hariadi yang dihubungi Trubus menjelaskan kandungan kolagen pada teripang memiliki kemampuan menyembuhkan hepatitis-B dengan cepat. Hal itu disebabkan teripang mampu melakukan regenerasi sel secara singkat. Menurut dokter lulusan Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro itu, gamat merupakan suplemen organik. Oleh karena itu, penyerapan dalam tubuh pun berlangsung lebih baik dan tidak menimbulkan efek samping.

Hal senada dijelaskan dr Merlyn di Surabaya. Hepatitis disebabkan oleh virus yang dalam jangka waktu 6 bulan sejak terinfeksi menjadi akut. Bila dibiarkan hingga 6 bulan berikutnya menjadi kronis. Virus masuk ke dalam sel hati dan secara bertahap merusak sel hepar itu. Gamat membantu memperbaiki fungsi hati secara tidak langsung. Apalagi ditunjang dengan makanan bergizi dan istirahat cukup, menjadikan perkembangbiakan virus dapat dicegah.

Jadi, bila ada obat yang bisa menghambat proses replikasi virus sangat disarankan, ucap Merlyn. Selama ini dunia medis mengenal interferon yang berfungsi memperbaiki hati. Meski di lapangan interferon sanggup mengurangi penderitaan akibat hepatitis-B sebanyak 40%, tapi kemampuannya memusnahkan virus masih kecil.

Khasiat gamat memang luar biasa. Kandungan hewan laut fi lum Echinodermata itu efektif mencegah kehadiran atau bahkan memusnahkan virus patogen. Berbagai pemeriksaan dokter itu menguatkan bukti empiris khasiat gamat menumpas virus hepatitis yang dialami Wiwiek Ady Pramesti. Pantas jika para dokter itu sepakat untuk meresepkannya. Lantunan kesembuhan para penderita hepatitis pun seakan menemukan sandaran baru, si penyembuh ajaib dari teripang jeli…

BARANG ANDA TERIMA BARU ANDA BAYAR

Simak kisah nyata lainya :

Setelah Konsumsi Gold-G Selama 1 Minggu Hepatitis B Sudah Negatif

Nama                          : Agustina Ariyanti
Umur                          : 28 Tahun
Alamat                       : Madiun
Keluhan                     : Hepatitis B
Jenis Prodak            : Gold G Sea Cucumber jelly  dan spirulina

obat hepatitisSaya menderita tiroid dan dokter menganjurkan untuk dioperasi. Sebelum operasi saya diminta untuk check up dan ternyata hasil check up menunjukkan bahwa saya positif menderita Hepatitis B.

Karena Hepatitis B tersebut, maka dokter tidak berani melakukan operasi pada tiroid saya. Setelah itu saya dianjurkan konsumsi produk Gold-G dan spirulina oleh Ibu Syamsiah, lalu saya konsumsi Gold-G 3x sehari. setelah konsumsi kurang lebih 2 bulan , saya kembali melakukan check up, dan ternyata hepatitis B sudah negatif, saya pun dapat menjalankan operasi pada tiroid saya.

Kemudian saya memiliki masalah dengan kulit wajah yang sering berjerawat, setelah saya mengoleskan dengan Gold G dan mengkonsumsi spirulina, serta rutin membasuh muka dengan air RO, akhirnya jerawat yang sering timbul di wajah saya sudah berkurang dan saya pun bisa mendapatkan kulit wajah yang semakin cerah dan sehat tanpa khawatir akan timbul jerawat yang selalu mengganggu penampilan saya.

SGOT Awal 1575 & SGPT 2227 Turun Menjadi SGOT 47 & SGPT 51

Nama                             : Dwijo Wasi Widyanto
Umur                             : 36 tahun
Alamat                          : Sukabumi
Keluhan                        : Hepatitis B
Jenis Prodak               : Gold-G dan spirulina

obat hepatitis bSebelum konsumsi  Gold-G dan spirulina, selama 1 tahun ini saya merasa cepat capek, susah makan, bangun tidur tidak merasa segar/masih lemas, kepala suka pusing, namun semua keluhan itu saya abaikan karena peran saya sebagai pelatih senam pernafasan Satria Nusantara.

Suatu saat saya merasa lemas dan badan terasa tidak enak. Lalu saya ke UGD, tempat saya bekerja dan ternyata saya harus dirawat. Awalnya didiagnosa dan saya menderita tipes dengan widal 1/40 1/80 1/640, seminggu kemudian tes SGOT dan SGPT dengan hasil SGOT nya 1575 dan SGPT 2227. Dari Hbs Ag (+), rasanya sama seperti divonis terkena penyakit AIDS.

Suatu saat saya diperkenalkan oleh teman saya yang bernama Bpak Johan Safari dengan produk Gold-G Sea Cucumber Jelly dan spirulina. Setelah saya konsumsi produk tersebut, 1 minggu kemudian saya kembali melakukan tes SGOT dan SGPT. Hasilnya SGOT saya menjadi 47 dan SGPT saya jadi 51. Air kencing jernih melebihi sebelum saya sakit dan bangun tidur terasa sangat segar.

Walau disarankan dokter istirahat, tetapi saya merasa kondisi saya sudah membaik dan tidak ada masalah lagi, herannya lagi, kata rekan-rekan saya, wajah saya jadi lebih segar dan tambah percaya diri.

BARANG ANDA TERIMA BARU ANDA BAYAR

Solusi pengobatan penyakit hepatitis dengan jelly gamat gold g berfungsi untuk memperbaiki atau mengobati fungsi hati sedangkan spirulina untuk menurunkan tingkat GOT dan GPT pada penderita yang GOT dan GPT nya tinggi.

Jangan di klik isinya halaman yang sama:

cara mengobati hepatitis b, cara pengobatan hepatitis b, cara penyembuhan hepatitis b, cara menyembuhkan hepatitis b, CARA MENGOBATI PENYAKIT HEPATITIS B, cara menyembuhkan penyakit hepatitis B, cara menyembuhkan penyakit hepatitis, cara mencegah penyakit hepatitis b, Pengobatan penyakit Hepatitis B, pengobatan penyakit hepatitis, cara mengatasi penyakit hepatitis b, cara penyembuhan penyakit hepatitis b, cara pengobatan penyakit hepatitis, cara penyembuhan penyakit hepatitis, Cara PeNgoBatan PenYakIt Hepatitis B, MAKANAN SEHAT UNTUK PENDERITA HEPATITIS B, cara mengobati penyakit hepatitis a, cara menyembuhkan hepatitis, got dan gpt tinggi, cara mencegah hepatitis b, mengobati hepatitis b, penyembuhan penyakit hepatitis, obat ampuh hepatitis B, obat hepatitis b ternyata susu kambing, cara mengatasi hepatitis b, hepatitis b, pengobatan penyakit hepatitis a, cara pencegahan penyakit hepatitis b, PENYEMBUHAN PENYAKIT HEPATITIS B, buah untuk penderita hepatitis b, manfaat spirulina untuk wajah, makanan yang dianjurkan untuk penderita hepatitis b, menyembuhkan hepatitis b, menurunkan sgot, penyakit hepatitis b, cara pencegahan penyakit hepatitis, cara mencegah penyakit hepatitis A, mengobati penyakit hepatitis, mengobati penyakit hepatitis B, cara pengobatan virus, penyakit GOT, cara menanggulangi penyakit Hepatitis B, menyembuhkan hepatitis, cara menyembuhkan penyakit hepatitis A, cara penanganan hepatitis B, makalah penyakit hepatitis b, Obat penyakit hepatitis, cara menanggulangi penyakit hepatitis, cara menanggulangi hepatitis, ciri-ciri penyakit hepatitis b, pengobatan hepatitis b, PENYAKIT HEPAR, cara mencegah hepatitis, cara alami mengobati Hepatitis B, cara menanggulangi hepatitis B, menyembuhkan penyakit hepatitis b, penyakit hepatitis b dan cara penyembuhannya, gimana cara pencegahan penyakit hepatitis b dan penyembuhannya

Cara mengobati penyakit hepatitis c

Bagi anda yang mempunyai keluhan penyakit hepatitis c kini telah hadir solusi alternatif untuk pengobatan penyakit hepatitis c dengan konsumsi obat alami hepatitis c jelly gamat gold g dan spirulina.

Perihal teripang atau gamat mampu mengobati sekaligus menyembuhkan penyakit hepatitis yang kami kutif dari artikel majalah trubus, Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim, peneliti Universitas Kebangsaan Malaysia, teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan menjadi enzim pepsin. Kandungan protein yang tinggi berperan sebagai immunomodulator alias pembangun sistem kekebalan tubuh. Protein dan 16 asam amino esensial mujarab dalam meregenerasi sel dan memperkuat hati untuk mengeluarkan antibodi. Sifat gamat yang mudah larut dalam air, menurut dr Zen Djaja MD di Malang, membuatnya langsung terserap di hati tanpa mengalami detoksifikasi. Ekstrak teripang membantu memperbaiki fungsi hati. (Faiz Yajri).

Salah satu alternatif Penjinak penyakit  Hepatitis C
sumber trubus online  Rabu, Juli 01, 2009 09:14:06

BAGAI TERSISA KULIT MEMBALUT TULANG . BEGITULAH KONDISI WASKITO DUA TAHUN LALU. SEKADAR MENEGAKKAN TUBUH PUN IA PERLU BANTUAN ORANG LAIN. OLEH KARENA ITU IA LEBIH BANYAK MENGHABISKAN WAKTU DI ATAS PEMBARINGAN. HEPATITIS C AKUT MENGGEROGOTI KESEHATAN PRIA 66 TAHUN ITU. ‘KAMI SEKELUARGA RELA JIKA BAPAK DIPANGGIL TUHAN ,’ UJAR DEWI HANDAYANI, ANAK SULUNG WASKITO.

Napas tersengal-sengal pada malam 25 Juni 2007 itu menjadi awal petaka Waskito. Malam itu Waskito sulit bernapas sehingga keluarga melarikannya ke sebuah rumahsakit di Surakarta, Jawa Tengah. Hasil diagnosis dokter, Waskito positif paru-paru basah. Sebelas hari lamanya ia opname di rumahsakit itu sembari mengkonsumsi antibiotik jenis streptomycin. Namun, kondisi ayah 5 anak itu tak kunjung membaik.

Muka pucat, tubuh kerap letih, dan nafsu makan berkurang. Selain itu demam dan batuk menghampiri tubuh Waskito yang kian ringkih. Suami Nuk Sudaryanti itu pun segera dilarikan ke sebuah rumahsakit di Jakarta. Di rumahsakit itulah dokter mendiagnosis hepatitis C. Peningkatan kadar SGOT dan SGPT 20 – 40 kali dari ambang normal menandakan adanya kerusakan hati. Ambang normal SGOT 17 – 20 IU dan SGPT 12 – 17 IU.
Penyakit lama

SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) dan SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) merupakan parameter untuk mengetahui kesehatan hati akibat infeksi virus atau bakteri. Hasil cek laboratorium juga menunjukkan kadar bilirubin mencapai 3,48 mg%. Padahal, kadar normal maksimal 1 mg%. Peningkatan bilirubin menyebabkan urin berwarna kemerahan – seperti teh kental – serta bola mata dan kulit kekuningan.

Sayang, kondisi Waskito yang dirawat di Jakarta tak ada perubahan berarti. Oleh karena itu keluarga memutuskan untuk membawanya pulang ke Surakarta. Nuk Sudaryanti, sang istri, rutin memberikan 7 butir putih telur atas anjuran seorang dokter. Itu untuk memasok kebutuhan albumin bagi tubuh. Kadar albumin penderita hepatitis umumnya rendah.

Namun, upaya itu belum menyembuhkan. Virus hepatitis C masih bercokol di tubuhnya. Virus itu sebenarnya telah lama mendekam di tubuh Waskito. Pada 1983 ia divonis positif hepatitis C. Saat itu Waskito bekerja di pelabuhan sebagai tukang las. Waskito kurang memperhatikan kebersihan makanan yang disantap dan kurang berolahraga.

Virus hepatitis kembali menyerang Waskito pada awal 2007 seperti kisah di atas. Pemilik bengkel motor itu kerap kesemutan di bagian kaki. Jika rasa itu datang, pria kelahiran Surakarta 29 September 1949 itu hanya bisa terduduk. Berat badannya pun turun.

Teripang

Menurut dr Primal Sudjana SpPD-KPTI, spesialis penyakit dalam Rumahsakit Hasan Sadikin Bandung, hepatitis akibat serangan virus. Bila dibiarkan hingga 6 bulan, menyebabkan hepatitis akut. Enam bulan berikutnya, berubah menjadi sirosis atau pengerasan hati. Dalam perkembangannya sirosis berpotensi menjadi kanker hati.

Setelah berbagai jalan penyembuhan ditempuh, Waskito kemudian teringat ekstrak teripang yang teronggok selama 3 bulan di lemari es. Pada Juli 2008 ia mulai mengkonsumsi ekstrak hewan laut filum Echinodermata. Dosisnya 2 sendok makan 2 kali sehari. Ia merasa segar setelah mengkonsumsi ekstrak teripang. Tiga bulan rutin mengkonsumsi teripang, Waskito merasa segar bugar. Itu dibuktikan dengan hasil pemeriksaan laboratorium yang menyatakan ia negatif hepatitis. Kadar bilirubin Waskito kini 1,1 mg%, kadar SGPT dan SGOT juga kembali normal. Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim, peneliti Universitas Kebangsaan Malaysia, teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan menjadi enzim pepsin.

Kandungan protein yang tinggi berperan sebagai immunomodulator alias pembangun sistem kekebalan tubuh. Protein dan 16 asam amino esensial mujarab dalam meregenerasi sel dan memperkuat hati untuk mengeluarkan antibodi. Sifat gamat yang mudah larut dalam air, menurut dr Zen Djaja MD di Malang, membuatnya langsung terserap di hati tanpa mengalami detoksifikasi. Ekstrak teripang membantu memperbaiki fungsi hati. (Faiz Yajri)

BARANG ANDA TERIMA BARU ANDA BAYAR

Manfaat Spirulina Penyakit Hepatitis (Hati)
Januari 17, 2007 — Info

Hati yang sehat sangat penting bagi setiap orang. Setiap detik hati melakukan aktivitasnya. Hati yang sehat, akan membentuk asam amino untuk mempertahankan jaringan tubuh dan jika diperlukan akan mengubah protein menjadi gula dan lipid. Hati dapat juga menghasilkan lesitin dan kolesterol, kelenjar empedu dan albumin yang dapat membuang racun. Hati juga dapat menghasilkan trombin yang dapat membekukan darah, juga berbagai enzim dan enzim pendukung. Hati dapat mengubah gula menjadi glikogen dan sebaliknya ketika diperlukan. Di dalamnya juga tersimpan zat besi, tembaga, dan berbagai mineral, selain itu kaya dengan vitamin A, D, E, K dan B kompleks. Hati yang sehat juga dapat menguraikan berbagai unsur toksin dan toksin penyakit virus. Maka apabila hati terganggu, semua fungsi tersebut akan terganggu.

Pencemaran alam, pencemaran udara, sisa racun, obat-obatan, penyakit virus, dan toksin kimia yang masuk ke dalam tubuh akan menyebabkan penyerapan nutrisi terganggu. Semua itu juga akan menghabiskan nutrisi dalam tubuh. Kondisi demikian apabila terjadi dalam jangka panjang akan menyebabkan hati tidak dapat lagi berfungsi untuk membuang racun, maka untuk mengurangi kerusakan yang timbul makanan bergizi harus mencukupi.

Untuk hati bengkak, kolin akan dikeluarkan melalui air seni dan hatinya akan menjadi bengkak. Orang yang nutrisinya tidak seimbang, hatinya juga akan berlemak.

Menurut teori bio-kimia, kekurangan kolin akan menghambat pemindahan trigliserida dalam sel hati yang mengakibatkan hati berlemak. Apabila gejala demikian begitu kronis, maka hati akan mengalami penurunan fibrid yang akhirnya akan menyebabkan sirosis hati (hati yang kaku) dan kelesuan fungsi hati.

Apabila gangguan hati sangat parah, banyak sekali asam amino yang terkandung dalam protein akan dikeluarkan bersama air kencing. Pada saat itu, protein tambahan perlu diberikan. Spirulina justru kaya akan protein nabati yang sangat diperlukan bagi penderita penyakit hati. Selain itu Spirulina juga kaya akan metionin dan serin, dimana dengan bantuan magnesium dan vitamin B6 banyak menghasilkan kolin. Karena itu Spirulina mempunyai manfaat yang luar biasa terhadap hati berlemak dan sirosis hati, bahkan bermanfaat untuk mencegahnya.

Banyak enzim yang berasal dari protein. Namun, seandainya tidak ada vitamin B6 dan magnesium, hati tidak akan menghasilkan berbagai enzim. Begitu juga hormon akan dipengaruhi. Misalnya, kekurangan hormon yang dapat mengendalikan pengeluaran insulin akan menyebabkan insulin dalam, darah berlebihan, sehingga menyebabkan kadar gula darah menurun.
Sekarang ini, pemeriksaan kadar gula darah telah menjadi salah satu cara untuk mengetahui kerusakan hati.

Kalium membantu dalam mengubah glukosa menjadi glikogen untuk disimpan. Jika diperlukan, glikogen baru dikeluarkan dan menghasilkan panas untuk tubuh.
Spirulina mengandung kalium yang tinggi, yang sangat bermanfaat untuk hati. Banyak penelitian di Jepang yang telah membuktikan bahwa Spirulina sangat bermanfaat untuk hati. Penderita yang GOT dan GPT-nya tinggi untuk jangka waktu yang panjang dan tidak berubah setelah diobati dengan spirulina, penyembuhannya sangat terlihat setelah menggunakan Spirulina hanya dalam waktu satu bulan. Dan setelah tiga bulan, GOT dan GPT penderita telah turun ke kadar normal.

Para penderita penyakit hati harus mementingkan makanan yang kaya dengan vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk hati.

1. Hindari garam, makanan pedas, , gula pasir, minuman keras, dan jangan makan makanan berminyak untuk beberapa minggu.
2. Makanan lain yang bermanfaat : lemon, timun, bawang putih, tauge, aprikot, sayuran berdaun hijau, susu kambing asli, hati hewan sehat, dan sebagainya.
3. Vitamin dan mineral ; vitamin C, kolin, vitamin B6, vitamin B12 (6 g Spirulina mengandung 4,5-5 mcg vitamin B12, lebih kurang 150% dari kebutuhan harian), vitamin E, Vitamin A (Spirulina kaya dengan vitamin A, lesitin dan asam nikotinat.

sumber : http://pengobatan.wordpress.com/2007/01/17/manfaat-spirulina-iv-penyakit-hepatik-hati/

BARANG ANDA TERIMA BARU ANDA BAYAR

Jelly gamat gpld g dan spirulina merupakan solusi pengobatan penyakit hepatitis c secara alami berdasarkan hasil penelitian dan kisah nyata yang kami kutif dari majalah trubus online diatas.

Jangan di klik isinya halaman yang sama:

cara mengobati penyakit hepatitis, penyakit hepatitis, cara pengobatan hepatitis, cara mengatasi penyakit hepatitis, cara penyembuhan hepatitis c, ciri hepatitis c, cara mengubati penyakit hepatitis c, cara penyembuhan hepatitis, cara mengobati hepatitis c, cara menyembuhkan hepatitis c, cara mengatasi hepatitis, Penyebab dan upaya penanganan hepatitis c, cara mencegah penyakit hepatitis C, penyembuhan hepatitis